
Surakarta – Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Magelang melaksanakan kegiatan studi tiru ke Klinik Pratama Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surakarta yang telah meraih Akreditasi Klinik Paripurna, Kamis (05/02).
Kegiatan studi tiru ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung tata kelola pelayanan kesehatan, pemenuhan standar akreditasi, manajemen klinik, serta sistem administrasi dan mutu pelayanan yang diterapkan di Klinik Pratama Rutan Surakarta. Rombongan Lapas Magelang yang terdiri dari Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Magelang, Waskito Budi Darmodi dan Tim Klinik Lapas Magelang disambut oleh jajaran pejabat struktural dan tenaga kesehatan Rutan Surakarta.
Dalam kesempatan tersebut, tim Klinik Pratama Rutan Surakarta memaparkan proses persiapan akreditasi, mulai dari pemenuhan dokumen, penerapan standar pelayanan pasien, keselamatan pasien, manajemen risiko, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Diskusi berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab terkait tantangan dan strategi mempertahankan mutu layanan pasca-akreditasi.
Kasi Binadik Lapas Kelas IIA Magelang, menyampaikan bahwa studi tiru ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen Lapas Magelang untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang profesional, humanis, dan sesuai standar nasional. “Akreditasi Klinik Paripurna yang diraih Rutan Surakarta menjadi inspirasi dan motivasi bagi kami dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga binaan, ” ujarnya.
Sementara itu, pihak Rutan Surakarta yang diwakili oleh Bayu Noviyanto, berharap kegiatan ini dapat memperkuat sinergi antar unit pelaksana teknis pemasyarakatan, khususnya dalam pengembangan layanan kesehatan yang berkelanjutan. Studi tiru ini diharapkan menjadi awal dari peningkatan kualitas klinik di lingkungan pemasyarakatan menuju pelayanan yang prima dan berorientasi pada keselamatan pasien.

Updates.