Rajut Asa di Balik Jeruji: WBP Wanita Rutan Surakarta Dapat Pelatihan Kemandirian Bersama PT Arta Jayendra Perkasa

    Rajut Asa di Balik Jeruji: WBP Wanita Rutan Surakarta Dapat Pelatihan Kemandirian Bersama PT Arta Jayendra Perkasa
    Dok : Humas Rutan Surakarta

    Surakarta - Rutan Kelas I Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui kegiatan pelatihan keterampilan merajut yang digelar di Aula Laras Jiwo, Kamis (30/10). Kegiatan yang diikuti oleh para WBP wanita ini secara resmi dibuka oleh Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Bayu Noviyanto dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan, Lintang Cahyo yang menekankan pentingnya pembinaan berbasis keterampilan untuk mendukung kemandirian setelah bebas nanti.

    Turut hadir dalam kegiatan ini Ibu Manda dan Bapak Rusli, selaku pemilik PT Arta Jayendra Perkasa, yang sekaligus menjadi mentor dalam pelatihan. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya diajarkan teknik dasar merajut, namun juga diberikan wawasan mengenai peluang usaha dan nilai ekonomi dari keterampilan tersebut.

    Dalam kesempatan yang sama, dilaksanakan pula penandatanganan perjanjian kerja sama antara Rutan Kelas I Surakarta dengan PT Arta Jayendra Perkasa terkait program pembinaan kemandirian bagi WBP. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membuka jalan bagi para WBP untuk memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat dan berdaya saing di masyarakat.

    Kepala Rutan Kelas I Surakarta yang diwakilkan Kasi Yantah dalam pernyataannya, menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap kegiatan ini.

    “Kami sangat mengapresiasi dukungan dari PT Arta Jayendra Perkasa yang telah turut serta dalam proses pembinaan WBP. Pelatihan seperti ini tidak hanya melatih keterampilan tangan, tetapi juga merajut semangat dan harapan baru bagi para warga binaan. Dengan keterampilan yang dimiliki, kami berharap mereka dapat mandiri dan produktif setelah kembali ke tengah masyarakat, ” ujar Bayu.

    Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Surakarta terus menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berorientasi pada pemberdayaan. Rajutan benang-benang harapan di Aula Laras Jiwo hari ini menjadi simbol nyata dari semangat perubahan menuju masa depan yang lebih baik.

    rutan surakarta rutan surakarta pembinaan kemandirian tas rajut
    Kevin Guntur

    Kevin Guntur

    Artikel Sebelumnya

    Karutan Surakarta Bangun Sinergi Penegakan...

    Artikel Berikutnya

    Rutan Surakarta Gelar Penutupan One Day...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Anggaran Rp268 T untuk Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Petani dan Nelayan
    Anak Indonesia Terlindungi, Menkomdigi Tegaskan Tak Ada Kompromi untuk Platform Digital yang Tidak Taat PP Tunas
    Rp268 Triliun untuk Makan Bergizi Gratis, Ini Skema Detail Anggarannya!
    120 Huntap Bencana Tapanuli Selatan Siap Dihuni, Jadi Pilot Project Nasional
    Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Hadiri Sertijab Danskadron Udara 11

    Ikuti Kami