
Surakarta – Dalam suasana Natal yang khidmat dan penuh sukacita, Rumah Tahanan Negara Kelas I Surakarta melaksanakan kegiatan penyerahan Remisi Natal bagi warga binaan beragama Nasrani, Kamis (25/12). Kegiatan tersebut digelar di Aula Laras Jiwo dan dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Surakarta beserta para pejabat struktural serta warga binaan beragama Nasrani, yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh penghayatan dan kebersamaan.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa oleh Pendeta RM. Joko Wasis Zuliyanto, S.Sos., M.Th, sebagai ungkapan syukur dan refleksi spiritual dalam perayaan Natal. Usai doa, acara dilanjutkan dengan penyerahan Remisi Natal secara simbolis oleh Kepala Rutan Surakarta kepada lima orang perwakilan warga binaan yang menerima remisi.
Dalam sambutannya, Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh warga binaan beragama Nasrani. Ia menegaskan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan penghargaan atas perilaku baik serta proses pembinaan yang telah dijalani oleh warga binaan selama berada di dalam rutan.
“Melalui momentum Natal ini, negara hadir untuk berbagi kebahagiaan dan harapan baru melalui pemberian remisi. Kami berharap remisi ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berperilaku baik, mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, serta menata kehidupan yang lebih baik ke depan, ” ujar Kepala Rutan Surakarta.
Sebagai informasi, pada perayaan Natal tahun ini terdapat 16 orang warga binaan beragama Nasrani di Rutan Surakarta yang menerima Remisi Natal dengan rincian 15 WBP menerima Remisi Khusus Natal dan 1 WBP telah bebas menjalani PB. Pemberian remisi ini diharapkan tidak hanya bermakna sebagai pengurangan masa pidana, tetapi juga sebagai wujud perhatian, keadilan, dan semangat kemanusiaan dari negara kepada warga binaan.
Kegiatan penyerahan Remisi Natal berlangsung dengan tertib dan penuh makna, mencerminkan semangat Natal sebagai momen kasih, pengharapan, dan pembaruan bagi seluruh warga binaan yang merayakannya.
