
Surakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surakarta menerima kunjungan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 dari Inspektorat Wilayah I Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada Rabu (24/12). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Inspektur Wilayah I, Irwan Santoso, serta turut dihadiri Kepala Pusat Pengembangan dan Penilaian Kompetensi, Pujo Harinto, Bc.IP., S.Sos., M.Si., sebagai bentuk penguatan pengawasan dan pembinaan terhadap satuan kerja pemasyarakatan.
Rombongan disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan, beserta jajaran pejabat struktural. Tim MONEV melakukan peninjauan ke sejumlah area strategis, meliputi pos pengamanan, blok hunian, ruang pelayanan kunjungan, dapur, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Monitoring ini bertujuan memastikan kesiapan personel, kelengkapan administrasi, serta kondisi fasilitas dalam menunjang kelancaran pelayanan dan pengamanan selama periode Nataru.
Selain peninjauan lapangan, kegiatan juga diisi dengan paparan dari pihak Rutan Surakarta terkait langkah-langkah antisipatif yang telah disiapkan, seperti penguatan pengamanan, pengaturan jadwal piket petugas, serta mekanisme pelayanan khusus bagi warga binaan dan keluarga selama libur Nataru. Inspektur Wilayah I beserta jajaran memberikan sejumlah arahan dan masukan strategis guna meminimalisir potensi gangguan keamanan dan memastikan standar pelayanan tetap terpenuhi.
Kepala Rutan Kelas I Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan MONEV tersebut. “Monitoring dan evaluasi dari Inspektorat Wilayah I ini menjadi penguatan bagi kami untuk memastikan seluruh jajaran siap memberikan pelayanan yang aman, tertib, dan humanis kepada warga binaan serta masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Arahan yang diberikan menjadi pedoman penting dalam meningkatkan kewaspadaan serta kualitas pelayanan, ” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Rutan Kelas I Surakarta semakin siap menghadapi dinamika dan peningkatan aktivitas selama periode Nataru, sehingga situasi keamanan dan ketertiban tetap terjaga serta pelayanan kepada warga binaan dan keluarga dapat berjalan secara optimal dan berkesinambungan.
