
Surakarta — Rutan Kelas I Surakarta terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program kemandirian pangan melalui penjajakan kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Surakarta, Senin (12/01). Kegiatan ini menjadi langkah awal sinergi strategis dalam mengoptimalkan lahan-lahan tidur milik rutan agar dapat dimanfaatkan secara produktif untuk pertanian dan perikanan.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan Dispangtan Kota Surakarta yang diwakili oleh Kepala Bidang Pertanian, Tanti, didampingi Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Surakarta, Bayu Noviyanto dan Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan, Lintang Cahyo meninjau langsung sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi lahan pengembangan ketahanan pangan. Peninjauan dilakukan di area lahan rutan yang akan digarap sebagai lahan pertanian, serta di kawasan kompleks rumah dinas yang direncanakan dimanfaatkan sebagai lahan perikanan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Rutan Surakarta dalam menggandeng stakeholder yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang ketahanan pangan, sekaligus sebagai implementasi salah satu dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidak produktif.
Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Surakarta, Bayu Noviyanto, menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama ini tidak hanya bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.
“Melalui program ini, kami berharap warga binaan dapat memperoleh keterampilan di bidang pertanian dan perikanan yang nantinya bisa menjadi bekal saat kembali ke masyarakat. Selain itu, pemanfaatan lahan tidur juga sejalan dengan semangat efisiensi dan produktivitas yang terus kami dorong, ” ungkap Bayu.
Dengan terjalinnya penjajakan kerja sama ini, Rutan Surakarta optimistis program kemandirian pangan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata, baik bagi institusi maupun bagi warga binaan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemasyarakatan dan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan di Kota Surakarta.

Updates.