
Surakarta - Rutan Kelas I Surakarta meresmikan kamar hunian yang dialihfungsikan menjadi Pondok Pesantren (Ponpes) Sareh Semeleh yang dirangkaian dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Jumat (06/02). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Kementerian Agama Kota Surakarta, lima pondok pesantren mitra kerja, serta sejumlah stakeholder terkait yang selama ini mendukung program pembinaan kepribadian di Rutan Surakarta.
Peresmian kamar hunian pondok pesantren ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Rutan Surakarta bersama perwakilan Kementerian Agama Kota Surakarta dan perwakilan pondok pesantren mitra. Momentum ini menjadi simbol penguatan komitmen bersama dalam menghadirkan pembinaan berbasis kerohanian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Sebagai informasi, Pondok Pesantren Sareh Semeleh yang sebelumnya hanya menempati satu kamar hunian kini resmi bertambah menjadi tiga kamar hunian. Perluasan ini diikuti oleh sekitar 200 WBP yang telah terdaftar sebagai santri dan aktif mengikuti kegiatan pembelajaran keagamaan, meliputi pengajian, pembacaan Al-Qur’an, hingga pembinaan akhlak dan karakter.
Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengembangan pondok pesantren di dalam rutan merupakan bagian dari upaya membangun perubahan perilaku dan mental warga binaan melalui pendekatan spiritual. “Pembinaan kerohanian menjadi fondasi penting dalam membentuk kepribadian WBP agar lebih baik, sadar, dan siap kembali ke tengah masyarakat dengan bekal moral serta spiritual yang kuat, ” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap penambahan kamar hunian pondok pesantren ini dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis warga binaan, sekaligus meningkatkan minat WBP untuk mengikuti pembinaan keagamaan. “Ke depan, kami berharap kamar santri Pondok Pesantren Sareh Semeleh dapat terus bertambah sehingga semakin banyak warga binaan yang merasakan manfaat pembinaan ini, ” tambahnya.
Dengan diresmikannya penambahan kamar hunian Pondok Pesantren Sareh Semeleh, Rutan Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada perubahan perilaku positif warga binaan melalui sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan.

Updates.