Rutan Kelas I Surakarta Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Perkuat Pembinaan Iman Warga Binaan

    Rutan Kelas I Surakarta Gelar Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Perkuat Pembinaan Iman Warga Binaan
    Dok : Humas Rutan Surakarta

    Surakarta - Rutan Kelas I Surakarta menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dengan penuh khidmat di Aula Laras Jiwo, Jumat (06/02). Kegiatan keagamaan ini dibuka langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Surakarta bersama seluruh pejabat struktural sebagai wujud komitmen penguatan pembinaan kerohanian bagi warga binaan.

    Peringatan Isra Mi’raj tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Agama Kota Surakarta, pimpinan lima pondok pesantren mitra pembinaan—Pondok Pesantren Santri Makaryo, Pawening Qolbu, Imam Bukhari, Daarul Qur’an, dan Al Hidayah Kriwen—serta pembina MTA dan perwakilan Badan Amil Zakat Nasional Kota Surakarta. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan sinergi lintas lembaga dalam mendukung pembinaan spiritual di lingkungan pemasyarakatan.

    Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan surat-surat pendek Al-Qur’an oleh warga binaan. Suasana aula terasa khusyuk sejak awal, mencerminkan antusiasme dan kesungguhan para peserta dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.

    Dalam sambutannya, Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan Isra Mi’raj ini. Ia menegaskan bahwa pembinaan kerohanian merupakan fondasi penting dalam proses pembinaan kepribadian warga binaan. “Kegiatan seperti ini bukan sekadar peringatan hari besar keagamaan, tetapi menjadi sarana memperkuat iman, akhlak, dan kesadaran diri warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, ” ujarnya. Ia juga berharap program pembinaan kerohanian dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan konsisten.

    Kegiatan yang diikuti sekitar 200 warga binaan pemasyarakatan sekaligus santri Pondok Pesantren Sareh Seme­leh Rutan Surakarta ini diisi dengan tausiah oleh Ustadz H. Nurhadi Wasono, pimpinan Pondok Pesantren Santri Makaryo. Materi yang disampaikan menekankan makna Isra Mi’raj sebagai momentum peningkatan kualitas ibadah dan keteguhan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

    Peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini menjadi momentum penguatan keimanan dan ketakwaan warga binaan, khususnya para santri Pondok Pesantren Sareh Seme­leh. Melalui kegiatan ini, Rutan Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang holistik, tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pembangunan spiritual dan karakter warga binaan.

    rutan surakarta rutan surakarta isra mi’raj kerohanian warga binaan
    Kevin Guntur

    Kevin Guntur

    Artikel Sebelumnya

    Peresmian Ponpes Sareh Semeleh, Rutan Surakarta...

    Artikel Berikutnya

    Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Rutan Surakarta...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menteri PU Gerak Cepat Atasi Banjir Brebes, Fokus Pengerukan Muara Sungai Babakan
    Tinjau Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri Pastikan Pemudik Aman-Selamat Sampai Tujuan
    Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen
    Dukung PP TUNAS, Kemenag Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri
    Satgas Cartenz Ungkap Jaringan Pasok Senpi Ilegal ke KKB Papua

    Ikuti Kami