Surakarta — Dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang diperingati pada bulan April, Rutan Kelas I Surakarta menggelar kegiatan bakti sosial berupa aksi bersih-bersih fasilitas umum dan fasilitas sosial di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Margoyudan, salah satu gereja tertua di Kota Surakarta, Sabtu (04/04).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Surakarta dan melibatkan sebanyak 30 pegawai serta 2 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah mengikuti program asimilasi dan lolos sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Aksi bersih-bersih difokuskan pada area dalam gereja serta lingkungan sekitar gereja, mencakup pembersihan halaman, ruang ibadah, hingga fasilitas pendukung lainnya.

Kepala Rutan Surakarta, Bhanad Shofa Kurniawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus implementasi nilai-nilai pemasyarakatan yang menekankan pembinaan dan reintegrasi sosial bagi warga binaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam, tetapi juga memberikan kontribusi positif kepada masyarakat. Keterlibatan WBP dalam kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan agar mereka dapat kembali berperan aktif di tengah masyarakat, ” ujar Karutan Surakarta.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka menyemarakkan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 dengan kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Aksi sosial ini mendapat sambutan positif dari pihak gereja, yang mengapresiasi kepedulian dan kontribusi Rutan Surakarta dalam menjaga kebersihan serta kelestarian fasilitas ibadah bersejarah tersebut.
Dengan semangat Hari Bakti Pemasyarakatan, Rutan Surakarta terus berkomitmen untuk menghadirkan pemasyarakatan yang lebih humanis, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
